RUU Cipta Kerja | Omnibus Law

RUU Cipta Kerja telah disyah

Pada tanggal 5 Oktober 2020 telah disyah oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rancangan Undang Undang Cipta Kerja menjadi undang-undang. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan 2020-2021. Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja ini bersamaan dengan penutupan masa sidang pertama yang dipercepat dari yang direncanakan, pada 8 Oktober 2020 menjadi 5 Oktober 2020.

Apa itu Omnibus Law? Undang-undang ini dimaksudkan untuk merampingkan regulasi dari segi jumlah, dan menyederhanakan peraturan agar lebih tepat sasaran.

Ingin bisa jualan di Shopee, Klik disini

Isi RUU Cipta Kerja

Konsep omnibus law Secara keseluruhan, ada 11 klaster yang menjadi pembahasan dalam Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja, yaitu:

  1. Penyederhanaan perizinan tanah
  2. Persyaratan investasi
  3. Ketenagakerjaan
  4. Kemudahan dan perlindungan UMKM
  5. Kemudahan berusaha
  6. Dukungan riset dan inovasi
  7. Administrasi pemerintahan
  8. Pengenaan sanksi
  9. Pengendalian lahan
  10. Kemudahan proyek pemerintah
  11. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Mau Dapat Duit Jutaan Dari Ad Breaks

Copy Undang-Undang Cipta Kerja : Sumber: bisnis.com:

Silahkan pelajari, apa yang menjadi populer UU ini? Apakah benar UU ini merugikan Buruh, memanjakan Investor, dan akan merusak lingkungan?

RUU Cipta Kerja

 

Inign buku ebook gratis: dengan Judul Rahasia Passive Income dari Produk Digital